Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘mengirim doa’

BERDOA, MEMOHON, MEMANJATKAN DOA, DAN MENGIRIM DOA

Majid Wajdi

Istilah atau kata “doa” asal mulanya dari bahasa Arab. Kata doa dalam bahasa Indonesia memiliki beberapa varian yaitu berdoa, mendoakan, memohon, memanjatkan doa, atau mengirim doa. Doa adalah permintaan seorang hamba kepada Tuhan.

Memohon

Seringkali kita menggunakan kata “memohon” yang dikaitkan dengan aktivitas berdoa. Kata kerja “memohon” berasal dari nomina atau kata benda “pohon”. Ada beberapa kata benda bahasa Indonesia yang dapat diubah menjadi kata kerja atau verba dengan cara memberikan imbuhan. Imbuhan itu dapat berupa awalan, sisipan, atau akhiran. Awalan adalah imbuhan yang ditempelkan di depan atau di awal kata. Sisipan adalah imbuhan yang ditempatkan di sela-sela kata, sedangkan akhiran adalah imbuhan yang ditempatkan pada akhir kata. Sebagai contoh kata benda “pohon” diberi awalan me- sehingga berubah menjadi verba “memohon”. Kata benda “palu” dapat berubah menjadi verba dengan awalan me- sehingga menjadi “memalu” yakni menancapkan sesuatu dengan bantuan alat yang dsebut palu. Dengan demikian ketika seseorang berdoa menggunakan istilah memohon, maka dalam alam fikirannya, terutama pada era nenek moyang kita dahulu, berarti meminta kepada yang Maha Kuasa melalui perantaraan atau dengan cara merapat ke sebuah pohon. Nenek moyang kita dahulu mempercayai bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa bermukim atau bersemayam di (atas) pohon tertentu. Karena kebiasaan nenek moyang kita pada zaman dahulu berdoa di bawah pohon besar, maka kemudian lahirlah istilah dalam bahasa Indonesia yaitu kata kerja “memohon”, yang maksudnya sama dengan berdoa.

Kata atau istilah “memohon” dan “permohonan” digunakan bawahan kepada atasan. Manusia, sebagai makhluk ciptaan Allah, adalah bawahan, sedangkan Allah adalah atasan. Kita jarang memakai istilah “memohon” kepada bawahan. Seorang calon karyawan harus menulis surat lamaran kerja yang dalam kolom Perihal ditulis “permohonan menjadi karyawan”, bukan “permintaan menjadi karyawan”.

Memanjatkan doa

Kata kerja “memanjat” adalah aktivitas naik dari bawah ke atas. Kalau ada orang memanjat pohon berarti ia melakukan aktivitas naik dari bawah untuk menuju bagian atas pohon. Mengapa kata kerja berdoa disamakan dengan istilah “memanjatkan doa”? Seperti sudah disinggung di atas bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa, sebagaimana dipercayai oleh nenek moyang kita, bersemayam di atas pohon atau bersemayam di atas tempat yang tinggi. Oleh karena ketika nenek moyang kita berdoa, meminta sesuatu kepada Tuhan, karena posisi Tuhan ada di atas pohon, di atas tempat yang tinggi, maka digunakan istilah memanjatkan doa, memanjatkan perminataan, menaikkan permintaan ke atas pohon, ke atas tempat yang tinggi, tempat bersemayam Tuhan. Keinginan kita terhadap sesuatu yang memerlukan bantuan dan peran Tuhan, harus kita naikkan, harus dipanjatkan ke atas pohon, tempat yang tinggi. Dari situlah tercipta kata “memanjatkan doa” yang sama maksudnya dengan berdoa.

Mengirim doa

Kata kerja “berdoa” atau “mendoakan” sering juga ditemukan padanannya yaitu “mengirim doa”. Tuhan (Allah) dipahami oleh kita manusia bersemayam di Arsy, sebuah tempat yang sangat jauh. Orang-orang yang kita doakan, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, tempatnya juga jauh. Kuburan nenek moyang kita ada di seberang sana. Karena jauh, maka kurang mantap kalau kita hanya sekedar memakai istilah ‘berdoa’ atau ‘mendoakan’ saudara kita atau arwah saudara kita yang jauh lokasinya dari tempat arwah kita. Dibuatlah istillah yang dapat menjembatani pemahaman kita tentang jarak Allah dan jarak orang/arwah yang kita doakan, yaitu istilah “mengirim doa”. Istilah “memohon”, “memanjatkan doa”, dan “mengirim doa” dibuat sesuai dengan logika dan rasa kita sebagai orang Indonesia, ketika istilah “doa” atau “berdoa” dirasa kurang memadai. Itulah khasanah istilah dalam bahasa Indoensia: berdoa, memohon, memanjatkan doa, dan mengirim doa.

BERDOA, MEMOHON, MEMANJATKAN DOA, DAN MENGIRIM DOA 

 

Read Full Post »

Beautiful Life with Cancer

Discovering the Gift

Storytime with John

Pull up and listen...I've got a funny one for ya...

Sociolinguistics

Demi Pena dan Apa Yang Dituliskan: Berisi Aktivitas coretan dan Makalah

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Beautiful Life with Cancer

Discovering the Gift

Storytime with John

Pull up and listen...I've got a funny one for ya...

Sociolinguistics

Demi Pena dan Apa Yang Dituliskan: Berisi Aktivitas coretan dan Makalah

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Beautiful Life with Cancer

Discovering the Gift

Storytime with John

Pull up and listen...I've got a funny one for ya...

Sociolinguistics

Demi Pena dan Apa Yang Dituliskan: Berisi Aktivitas coretan dan Makalah

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Beautiful Life with Cancer

Discovering the Gift

Storytime with John

Pull up and listen...I've got a funny one for ya...

Sociolinguistics

Demi Pena dan Apa Yang Dituliskan: Berisi Aktivitas coretan dan Makalah

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.